Selamat Tinggal Sayang

Jika ku tak membawamu serta dalam kehidupanku

Aku akan merasa hampa seperti lambung yang sedang maag

Aku tidak bisa melihat jam yang bergerak, oh sungguh menderita rasanya

Aku tidak bisa berhubungan dengan dunia luar, bahkan tidak bisa say hi dengan sang pujaan

Karena itu

Aku selalu membawamu

Menggenggammu dengan erat

Begitu dekat, kutaruh di bagian paling hangat

Ku begitu membutuhkanmu seperti motor butuh bensin

Ku begitu bergantung padamu seperti jemuran dan gantungan

Ku begitu mencintaimu, menyayangimu

Tapi kenapa kau meninggalkanku???

Tanpa banyak bicara, kau raib begitu saja…

Aku benci kamu

Semoga kamu bahagia dengan pemilik barumu

Mantan handphoneku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: