Honda Beat, Buat Siapa Ya?

Minggu (8/6) lalu, Honda Beat diluncurkan. Kalau di Bandung, localized launchingnya ada di BSM. Sambil mengundang bintang tamu penyanyi mulai dari duo maia sampai pentolannya Indonesian Idol.

Honda Beat sendiri berspesies skuter matik yang diusung dengan konsep musik. Jadi jangan heran ketika nama-namanya berjudul “Electric Red”, “Techno White”, “Pop Pink” dan sebagainya. Dengan tag “idola skuter matik terbaru”, masing-masing cluster tipenya diendorse oleh pentolan Indonesian Idol yang udah memiliki ciri khas bermusik. Rini bergaung di kluster pop, Steve (aku baru tau ada dia,,, hehe) di hip hop, Dirly di genre rock, dan Ghea di fusion. Wah, sepertiya AHM pengen membuat kesan bahwa Honda Beat adalah idola juga seperti para jebolan Indonesian Idol tersebut.

Hmmm… bicara tentang spesifikasi. Kabarnya mesinnya 110 cc, sama persis kayak Mio. Tapi Honda Beat masih dibekali beberapa warisan kakaknya, si Vario, yaitu Side stand switch dan Parking Brake Lock (liquid cooled radiatornya ga ada). Terus sekarang dilengkapi dengan ez-rack di bagian depan — fisiknya hampir sama dengan rak depannya Nouvo, merupakan rak yang menyatu dengan bodi plastiknya. Seperti motor Honda lainnya juga, Beat digenderangi dengan keiritan bensinnya. Bodinya juga lebih ramping dan ringan dibandingkan Vario. Harganya, hmmm katanya gak jauh beda sama Mio walaupun agak ke atas dikit.

Dengan spesifikasi kayak bgitu, Honda Beat buat siapa ya? Honda kan udah punya Vario yang sampai saat ini masih belum bisa menyaingi si raja penjualan Mio. Apa iya Beat dikeluarkan untuk menantang si Mio, mengingat spesifikasinya yang ga jauh beda… Kalau memang iya, specific targetnya siapa? Apa kelebihan Beat sehingga yang tadinya pengen beli Mio jadi beralih ke Beat?

Perkiraanku, Beat menyosor segmen anak muda alias ABG atau sebut sajalah SMA. Momen peluncurannya agak-agak ngepas (kebetulan, sudah diprediksi, atau diburu-buru?) dengan kenaikan BBM dan tarif angkot. Simpel saja, saat ini makin banyak anak SMA yang pengen bawa motor sendiri ke sekolah. Dengan alasan BBM naik dan angkot juga naik, plus remeh-remeh efisiensi, si anak bisa saja membujuk orang tuanya untuk membelikannya motor. Nah di sini dia, kenapa Beat diperkenalkan dengan konsep stylish Music yang khas banget dengan generasi MTV (baca : anak muda jaman sekarang). Beat rupanya ingin menarik hati calon pembeli melalui style music di skutermatik (Mio soul juga kayak begitu nampaknya, ingin menguntit?) dan berlindung di bawah nama besar Honda yang khas dengan after sales service bagus dan irit BBMnya.

Apa target pasarnya ga jauh sama vario tuh?

Perkiraanku : awalnya sama! Vario awalnya diturunkan untuk menyaingi Mio juga. Sayangnya, strategi harga yang dipakai dan lagi-lagi market yang ga jelas (cuma supaya ga kalah sama Mio, everbody knows that! Target pasar yang asli jadi ga keliatan) dan sebenarnya ada bad design juga sih (ada yang bilang radiatornya itu bikin masalah, side stand switchnya bikin repot) membuat Vario harus puas hanya bisa menguntit Mio di belakang.  Belakangan, Vario didekasikan untuk Kalangan menengah atas yang sayangnya, warna-warnanya sudah terlalu berpaut pada warna anak muda. Oleh karena itu dikeluarkan lagi warna yang lebih simpel (yang putih ijo itu loh) yang diharapkan bisa menggaet kaum muda atas Indonesia.

Karena Vario sudah turun kandang dari medan pertarungan melawan MIO, AHM menyodorkan Beat dengan spesifikasi yang dipangkas sana-sini supaya harganya ga jauh beda sama Mio. BUt one thing’s for sure, strategi musik ala Beat sebaiknya diperhatikan baik-baik oleh lawan-lawannya. Bukan hanya musiknya saja, tapi target market yang diusung pun rasanya sudah tepat. Tapi kok rasa-rasanya publikasinya ga segaung vario yah??

Hayo loh, hati-hati…

2 thoughts on “Honda Beat, Buat Siapa Ya?

  1. Aslm,
    wah laras pemerhati pasar otomotif juga nii..^^
    AHM ga mw kalah dengan Yahama Mio dan Suzuki Spin tuk persaingan d kelas matic. Honda beat klihatannya memang sngaja di-duel-kan dengan mio soalnya Vario tuh rada beda kelas (fitur dan harga lebih tinggi). Konon kabarnya pemangkasan fitur water coolant bisa memangkas harga cukup signifikan.

    Aku ngeliatnya AHM salah strategi ketika meluncurkan vario. Terlalu nanggung. Klo aku boleh ngasih saran ke AHM mestinya AHM ngeluarin Beat dan Air Blade sperti d thailand. Honda beat untuk motor skutik skelas mio dan Air Blade untuk kelas Nouvo ato suzuki skywave.

    Katanya Air Blade bakal jadi senjata pamungkas jika nanti di rilis di Indonesia. Namun sampai saat ini kabar rilisnya ga jelas. Tau2 malah honda beat yg dirilis akhir2 ini. Tuk skedar info honda air blade punya design yang futuristik, kapasitas bagasi 2x vario, tmpat isi bensin dari samping. Kalo ntar lini produk skutik honda terdiri dari beat, vario, dan air blade, vario akan kehilangan perannya.

    Baik Yamaha, Honda, dan suzuki sekarang bnyk yg reinventing the wheel. Produk2 terbarunya cuma ganti tampilan doank…Kyk honda revo yg masih make mesin supra…mio soul yang ngerubah headlight dari mio sblm nya…suzuki night rider yg ngerubah warna produknya jadi serba hitam.

    Eniweii…aku turut berduka atas kepulangan bunnymu.
    wslm

  2. meongijo says:

    waal.

    wah jelas pemerhati, soalnya miow ku bisa-bisa tersaingi kekerenannya.. keke…

    setauku, beat itu adopsi dari HOnda Icon yang mainnya di pasar Thai juga. Ada air blade juga yaa? Lebih keren tu, bagasi lebih gede (i want that too!).

    haha, rada2 ga inovatif ya. Tapi menurutku, bebek injeksi nya honda yang dibilang spesies baru itu cukup ngebreak the wall juga… kabarnya indentnya panjang loh..

    makasih ya nief, I’ve leaved comment on your friendster too

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: