Cry Over Love Film

Akhirnya aku nonton fim P.S. I Love You malam ini. Dari sejak dulu baca resensinya di koran Pikiran Rakyat, aku udah ngebet banget pengen nonton ini. Pasti romantis… Tapi ga pernah kesampaian gara-gara aku pengen nonton bareng imam (ya masa film romantis kayak begini kagak ditonton berdua? Lagian pengen juga aku nunjukkin kalau “Ini loh ka yang namanya romantis..”) dan kami ga pernah punya waktu buat itu.

Jadi ya baru sekarang kesampaian… Aku sedot tu film dari komputer himpunan waktu lagi sela-sela jeda rapat, terus nontonnya di dalam kamar, pakai headset, totally alone.

5 menit pertama : Dih, adegannya hot juga..

Berikutnya sampai akhir : tissue di sebelah kanan, srot srot atau menyeka air mata tiap 30 detik sekali, sampahnya menggunung di kiri laptop.

Gila! Selama aku nonton itu, ga nangisnya Cuma di 5 menit pertama aja dan ketika aku harus keluar kamar untuk ngambil makan malam. Ga tau kenapa, sediiiiiih banget bahkan waktu jokes-jokesnya dikeluarin (masalahnya, jokesnya pasti ngingetin sama almarhum suaminya). Nangisnya pun juga bukan Cuma nangis-nangis becek, tapi ini bener-bener ampe sesnggukan dan ngalir melulu. Udah kayak akunya sendiri yang kehilangan suami lah. Yah mungkin emang akunya yang terlalu sentimental, tapi ini film pertama di mana aku nangis hampir dari awal sampai akhir!

Aku agak bersyukur karena ga nonton ini di bioskop karena aku pasti bakal ngeganggu orang banget dengan suara srat srot ingusku itu atau sesenggukannya. Dan juga lebih bersyukur aku ga nonton ini sama Imam, haha. Pokoknya, kalau mau ngajak aku nonton, jangan nonton film sedih yap! I’m easily touched (baca : cengeng), wekeke..

Bagian yang menyebalkan dari film ini adalah, tiba-tiba saja banyak banget yang masuk kamar aku selama aku nonton dan ini adalah ketika aku sedang sesenggukan dengan mata dan hidung super merah. Mulai dari ibu yang ngajak makan, adit yang nyari-nyari charger, ibu minta bon, adit nanya-nanya… Wuah, kan malu juga, aku nangis berat Cuma gara-gara film. Akhirnya aku mengambil posisi di mana muka aku ga akan keliatan mereka kalau mereka masuk.

Bahkan waktu aku mau keluar ngambil makan malam, aku perlu waktu 5 menit sendiri untuk menghentikan aliran air mata dan mengembalikan warna natural mata serta hidung. Soalnya kalau tiba-tiba aku keluar dengan mata sembab, bisa-bisa aku dikirain habis diputusin pacar. Hehe…

Tapi gara-gara nangis itu, aku jadi ga bisa bilang ini film bagus. Aku gak bisa nikmatin film ini. Aku bisa nyelesein ampe akhir Cuma gara-gara penasaran sama endingnya – who’s the sender??

Ya tapi aku bisa menangkap sesuatu lah dari cerita ini : cinta itu salah satunya adalah kamu benar-benar mengetahui sifat  dari orang yang kamu cintai, dan bisa menganalisis reaksi apa yang diberikan dia ketika kamu bersikap sesuatu. Menurutku itu benar-benar sesuatu yang ga mudah – bisa mengetahui dengan tepat apa reaksi dari yang kamu cintai. Dan buat cewek, karena kami suka ga tau apa yang kami mau, cowok yang bisa begitu buatku sangat luar biasa! Cewek suka kejutan, dan kejutan itu bisa datang dari hal-hal sederhana yang cowok suka lewatin – by doing something that we don’t know that we wanted it when actually it was simple and just unthinked.

Pusing? Sama… ya maklum namanya juga cewek, haha.

 

I still haven’t found the answer – whether I still love you or not.

But I’ll get it through until I’m tired of waiting.

P.S. I Love You (just like what you said to me).

 

One thought on “Cry Over Love Film

  1. ikankering says:

    hola larasss…he3.
    gesti nih. belom nonton sih p.s. i love you, tapi udah bc novelnya. novelnya sih aneh–gaya bahasanya ciklit pisan. Tapi, kayanya pilemnya sedih…gesti juga bakal nangis.
    He3…love’s suck but always touch

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: