Adaptorku yang Rusak…

Adaptor laptopku rusak kali ya. Lampu iindikatornya ga nyala dan selalu ada bunyi tik tik tik kalau dihubungin ke sumber tegangan (ciee.. bahasa baru setelah kuliah RL). Dan ga bisa dipake sama sekali jadinya.

Nah tadi siang aku ke service centre Acer untuk Bandung, di 3G power komplek setrasari mall (setelah sekian tahun ga ke daerah sana, I’m pretty amazed dengan semakin ramenya daerah situ). Kata mbaknya, “kalau masih garansi bisa ganti baru. Tapi kalau udah ga garansi harus beli baru, di sini ga bisa service adaptor. ”

Untuk travelmateku, seri 3252, harganya Rp. 495 ribu. Baterainya (sekalian nanya soalnya udah tinggal 1 jam-an juga) Rp.950.000.

Padahal sebelumnya Papa nawarin minta temennya aja untuk memperbaiki. Seingat aku, temennya Ibu juga pernah ada yang bilang bisa ngebetulin adaptor. Hmmm, berarti adaptor itu sesuatu yang lebih mudah untuk dibetulin daripada komponen notebook yang lain ga sih?

Terus aku jadi inget juga, seminggu yang lalu teman sekelompok PTI ku yang sekarang, Kenny, adaptor TOshibanya juga baru rusak. Setelah nanya dia, ternyata Toshiba juga sama, harus beli baru. Jadilah dia ngubek-ngubek BEC nyari toko yang mampu dan mau menservice adaptor. Dapat tuh, di Ultra computer something, Rp. 125.000 udah ditawar.

Nah ada satu alternative lagi, pas ketemu Yozzi, aku inget laptopnya pake adaptor tidak resmi alias bukan adaptor bawaan laptopnya. Adaptornya tampak dijual bebas dan bisa diatur tegangannya, katanya sih harganya cuma Rp.100.000 aja. Terus adaptornya itu exchangeable socket head, artinya kepalanya si head itu bisa kita ganti-ganti sesuai spesifikasi alat elektronik yang kita punya. Seingat aku ampe lebih dari 5 macam headnya. Cuma belinya dimana, dia ga tau.

Setelah dipikir-pikir, mungkin minta temennya Papa ngebetulin aja kali ya, biasanya sih digratisin, hehe. Kalau pake adaptor lain, yah aku sih mikirnya mungkin ada fitur pada adaptor resmi yang ga bisa digantikan sama adaptor non pabrikannya, kayak fitur AcerQuicCharge yang konon katanya bisa merecharge faster.

Eh, tapi sekarang aku pake adaptornya laptop Papa. Jalan loh, padahal beda merek dan soketnya pun ga sama persis tapi pas-pas aja sih (istilahnhya, mungkin ga pake suaian fit tapi tetap dalam batas toleransi, heuhehe). Yang penting tegangannya sama. Tapi ini perlu dibuktikan dulu keampuhannya dengan analisis elektro (haha), soalnya di spesifikasi adaptor aku dan Papa, walaupun output voltagenya sama, arusnya beda sekitar 1 A.

Berarti, jangan putus harapan dulu ketika adaptormu bermasalah. Karena mungkin harga yang harus dibayar untuk memperbaikinya ga semahal harus beli baru J

 

 

 

***

Tapi tampaknya aku tetap harus beli baterai baru…

8 thoughts on “Adaptorku yang Rusak…

  1. bintang says:

    kl output arus charger yang baru lebih besar dari yg seharusnya sih gapapa, tapi kl lebih kecil baru (mungkin) bisa ada masalah,, hehe

  2. ladysherry says:

    adapator itu charger kan nit?
    waduh punya ku rusak nih kayaknyaa… gimana dongg?

  3. ladysherry says:

    *nih maksudnya..

    acer travelmate juga ras.. 4720
    duu…

  4. […] tiba-tiba saya teringat pada postingan teman saya si Meong pada blognya (untuk membaca klik disini). Saya lalu meng-sms si Meong secepatnya untuk memastikan kebenaran postingan tersebut. Sekaligus […]

  5. […] tiba-tiba saya teringat pada postingan teman saya si Meong pada blognya (untuk membaca klik disini). Saya lalu meng-sms si Meong secepatnya untuk memastikan kebenaran postingan tersebut. Sekaligus […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: