Falsafah RSD

Waktu lagi ngerjain SPP, salah seorang teman (aku lupa siapa) bercerita tentang garingan yang dirasanya paling nampol dari seseorang bernama Uus yang baru saja ngemsi di acara wisuda…

Garingan ini dikemukakan Uus tengah malam saat ngerjain tugas juga.

Uus : “Eh, eh, pada tau RSD kan?”
yang lain : “Tau dong, Rida Sita Dewi kan?”
Uus : “Yoa. Tapi tau ga kalau Dewinya g ada, namanya tetep RSD?”
yang lain : (bingung) “Kok bisa?”
Uus : “Ya iyalah kan kepanjangannya jadi Rida Sita Doang.”

Uus : “Kalau Sitanya ga ada, namanya juga RSD lo…”
yang lain : (masih bingung)
Uus : “Ya jadi Rida Sama Dewi.”

yang lain :”Kalau Sita sama Dewi ga ada?”
Uus : “Ya Rita Sendiri Doang!”

Tagged ,

3 thoughts on “Falsafah RSD

  1. bintang says:

    haha.. rancak banar dah

  2. ahmaddardiri says:

    wkakakkk…
    ngakak gw bacanya,,,
    dasar uus!
    eh ijin nge-link yak
    ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: