Dorama dorama dorama…

Ada tugas kelompok dari lab tentang industry analysis. Setelah ditimbang dan diperhitungkan, akhirnya kelompok kami memutuskan (atau lebih tepatnya mereka yang berbahasa jepang yang memutuskan) untuk menganalisis industri biro jodoh atau arranged marriage.

Eng ing eng…

Jadi langkah pertama adalah studi literatur, kita semua punya tugas untuk nyari kehidupan laki-laki Jepang 40 tahun yang single dan pandangannya terhadap pernikahan. Si teman-teman Jepang nyuruh aku baca buku tentang itu, tapi aku udah nyari ampe bulukan sampai sekarang ga ketemu-ketemu (soalnya cuma bisa bertumpu sama yang bahasa inggris). Yang ada adalah aku ketemu 2 dorama yang diadaptasi dari buku-buku berbahasa Jepang yang sangat sukses. Karena aku ga mungkin baca, jadi aku nonton doramanya. Eh ternyata, BAGUUUUUS😀

KONKATSU 婚カツ(2009)

Konkatsu diambil dari judul sebuah buku, Konkatsu Jidai. Konkatsu ini malah jadi buzz word di Jepang. Asal katanya dari kekkon 結婚(marriage) dan katsudo (activity). Berhubung orang Jepang suka menyingkat-nyingkat, jadinya Konkatsu.

Doramanya sendiri bercerita tentang laki-laki single Jepang berumur 35 tahun yang ga kepikiran untuk menikah sama sekali. Tapi karena berbagai kesalah pahaman, dia harus menikah secepatnya. Akhirnya dia mengikuti kegiatan-kegiatan arranged marriage yang belakangan populer di Jepang (sebenarnya secara tradisional orang-orang Jepang menikah lewat perkenalan dari orang tua atau omiai お見合い , tapi di jaman sekarang aktivitas ini berkurang. Gantinya ada agensi-agensi biro jodoh yang mengatur kegiatan mencari pasangan bagi anggotanya dengan golf, yoga, cooking, dsb). Belakangan ceritanya berkembang, menjadikan si cowok ga cuma jadi pahlawan cinta tapi juga pahlawan di daerahnya.

DENSHA OTOKO 電車男 (2005)

Mungkin udah banyak yang tahu, tapi aku baru tahu. Hehe… Berawal dari sebuah internet forum, dimana ada seorang berID 電車男 (laki-laki kereta) curhat soal pengalamannya ngelawan orang mabuk di kereta yang ngegoda cewek-cewek. Si 電車男 ini padahal seorang geek otaku (maniak anime dan game), dan akhirnya fall in love sama salah satu cewek di kereta tersebut. Isi thread di forum tersebut kemudian dikompilasi menjadi sebuah buku 電車男 (2004), kemudian dijadikan manga, movie, sampai TV series dorama. Sampai sekarang identitas 電車男 masih tidak diketahui massa.

Doramanya sendiri diadaptasi dari curhat-curhat tersebut, digambarkan bagaimana susahnya si otaku ini ngomong, mendapat dukungan dari orang-orang di forum, bagaimana dia memperjuangkan cintanya dengan meninggalkan semua atribut otakunya, dan akhirnya jadi inspirasi orang-orang yang baca forum itu secara tidak sengaja.

***

Di konkatsu, misalnya, aku senang dengan ceritanya yang natural. Gak semuanya tentang cinta, tapi ada juga tentang kerjaan si pemeran utamanya. Soal cinta si pemeran utamanya ini pun masih ga keluar sampai separuh episodenya, episode-episode awal lebih menekankan pandangan pernikahan di Jepang, pekerjaan si tokoh utama, dan industri konkatsu. Selain cerita, menurutku yang awam sinematografi, dorama ini nyaman ditonton. Efek-efeknya pas, pengambilan gambarnya kocak. Make up nya pun sesuai. Contohnya, walaupun aktrisnya cantiiik banget (Aya Ueto yang ada di iklan Softbank), tapi karena dia meranin cewek country side yang ga punya kerjaan, dia terlihat ga pakai make up bahkan kantong matanya keliatan banget. Baju-bajunya juga biasa.

Kalau di Densha otoko, aku salut sama aktingnya, semua kecuali pemeran ceweknya (entah kenapa aku punya feeling kalau si cewek ini dipilih karena cantiknya aja biar bisa jadi endorser). Karakternya kuat, dan walaupun ada yang jahat pun mereka masih punya sisi baik. Contoh ada seorang cewek bernama Jinkama-san yang kerjaannya mencari cowok yang bisa memuaskan dirinya, walaupun kejam banget sama si 電車男 tapi dia suka bantuin kalau lagi kesusahan. Dan setiap karakter punya lagu masing-masing, contohnya kalau Jinkama-san masuk pakai lagunya Darth Vader, kalau Sakurai (cowok lain yang ngejar-ngejar cewek pemeran utama) lagi memperjuangkan cintanya pakai lagu Earth Wind and Fire yang romantis.

Wah pokoknya recommended banget buat yang suka genre lucu-lucuan sambil cinta-cintaan tapi bermutu. Garapannya ga main-main dan penggambaran karakternya kuat, ga kayak sinetron Indonesia yng karakternya cuma 2, sangat baik dan sangat jahat dan diantara kedua karakter tersebut ga ada bedanya satu sama lain. Udah gitu mau kaya mau miskin bajunya bagus-bagus semua (ganti terus pula!) dan make upnya ga sesuai sama karakternya (everybody must look handsome and pretty, except for those who got “supporting” role yang ga penting).

Hahah.. jadi pengamat film😛

Tagged , ,

5 thoughts on “Dorama dorama dorama…

  1. lumierre9 says:

    di gbr yg konkatsu keluarnya: “Look at me, I hotlinked to someone’s picture. All I got was this lovely image. Isn’t it gorgeous?
    I should think twice before hotlinking to other people’s sites without permission, huh?”
    hahahaha…
    btw, kalo dorama arafo (around40) tau ga??ttg org yg blm nikah ampe umur sekitar 40, tp gw ga tau detail ceritanya sih…

  2. meongijo says:

    HAH? kok bisa ya, sebelumnya fine2 aja tuh..

    I am hacked!!!

    wah belum tau, cek TKP gan!!!😛

  3. fakhria says:

    Wow! Riset yang menyenangkan,,, riset sekaligus nonton…
    jadi pengen nonton,
    Ada Yamapi-nya ngga? hehe..*tetep…

  4. adit says:

    moshi-moshi…blogwalking. otaku is here

  5. udin jelek says:

    hahahaha, ia DENSHA OTOKO memang keren, sedikit kocak memang, tp cukup keren jika memang pada kenyataanya memang bisa berakhir demikan, huhuhuhu

    btw ayu sekarang sedang gi pertukaran pelajar yah, wow, keren sekali :p baru tau saya, terakhir comment di blog ini 2 taun yg lalu ckckckckckc.. :kabur: :p
    keren2 mantap lagh😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: