Panaaas Panaaas

Pagi ini aku buka facebook. Ngewall temen yang sebulan lalu sempet ketemu di acara recruitment research dimana kami adalah respondennya. Waktu itu dia masih kerja di perusahaan IT logistik kalau ga salah, dan terdengar nada-nada kekecewaan ingin pindah kerja.

Sekarang dia udah kerja jadi tim mentri perdagangan. Walaupun ritme kerjanya (berdasarkan teman yang sudah di sana) sangat berat, tapi sepadan dengan pengalaman yang didapat.

Waktu itu aku mau apply tapi karena kontraknya minimal satu tahun, aku mengurungkan niat. Next year I have to take Master.

Udah banyak banget deh kesempatan kerja yang ga aku ambil cuma gara-gara ada kontrak minimum. So far sih memang belum ada panggilan lagi, tapi ada panggilan untuk kerja non kontrak pun belum tentu bisa aku iyain. Proyek dosenku ini loh… Ga mulai-mulai tapi aku ga boleh ambil kerja atau proyek yang berat sama dosennya… AAAAARGH

*Emosi aku nulisnya*

Semuanya bilang, udah apply aja. Urusan ntar keterima atau ga itu mah nanti. Oke aku lakuin, tapi dari B*, X*, In*osat yang udah kuapply sejak sebulan lalu, belum ada kabar. P*tamina baru tes pertama, tapi kontrak kerjanya setahun. Terakhir T*tal dan itu juga setahun.

Aku gemeeeesss, geeemeeess sama teman-teman yang udah dapat kerja, apalagi kerjaannya mengangkat harkat derajat martabat banget. Sementara aku job less, nunggu sesuatu yang belum pasti (scholarship), dengan meminta-minta belas kasihan orang tua.

Gilaa apa aku segitu begonya ya. Segitu ga berpotensi (baru nyadar pas dosen ngisi surat rekomendasi). Segitu malasnya (ada proyek-proyek kecil yang sudah 2 bulan belum kelar).

*Jeduk-jedukin kepala ke bantal*

Berat ya Allah beraaat… dari dulu dream aku adalah WORK. CEO. WORK. CEO. Ga pernah ENTREPRENEUR ataupun PhD. Makanya sekarang kalau denger temen-temen udah kerja, aduh hati ini panaaas panaaas. Berasa banget setan di sebelah lagi  kipas-kipas.

Hati kecilku bicara, “Ini cobaan, ga boleh iri. Mestinya dengan waktu luang yang aku punya sekarang aku bisa berkreasi.”

Terus setan kipas-kipas lagi, “Tapi harusnya kamu bisa jauh lebih hebat dari mereka kalau kerja!”

Ah ga juga. Tes McKinsey waktu itu aku ga lolos, proved how much dull I am😛 Bagaikan pungguk merindukan JUSTIN BIEBER, literally.

Ya sudahlah. Bismillah alhamdulillah astagfirullah aja. Kali aja Allah punya rencana yang lebih hebat lagi. Amiin…

Tagged

10 thoughts on “Panaaas Panaaas

  1. meriororen says:

    in the same state xD maybe I am the other way around,
    let’s work hard.😛 yet stay with the flow ~

    • meongijo says:

      wahaha.. you’ll go back to indonesia next year right?

      • Isa says:

        I don’t know I might as well stay here, peniless but hopeful, or go back home hopeless and peniless.. xD

        Holding on tight. I hope the storm will pass soon. I will have grad school exam on August. Get the result before graduation. Insya Allah. If I get accepted, I will be here, but will be without scholarship. I will try.

        Worst case, I go home la.. get married and have little kittens in my kitchen.. lol.

  2. udin jelek says:

    (bisik2 laras dari samping)
    “Tapi harusnya kamu bisa jauh lebih hebat dari mereka kalau kerja!”
    “Tapi harusnya kamu bisa jauh lebih hebat dari mereka kalau kerja!”
    “Tapi harusnya kamu bisa jauh lebih hebat dari mereka kalau kerja!”
    “Tapi harusnya kamu bisa jauh lebih hebat dari mereka kalau kerja!”
    “Tapi harusnya kamu bisa jauh lebih hebat dari mereka kalau kerja!”
    (di ulang 99x)

    hahaha, sekedar penasaran, melepas banyak kesmpatan.. kenapa bersikeras tahun depan harus kuliah lagi??
    memang tidak bisa yah klo sedikit terlambat dari target?😀

    padahal coba2 aja dulu, banyak yg bisa dipelajari didunia kerja yg ga bs ketemu dmn2😀, hohohoho

    • meongijo says:

      yeee udin.. tapi alhamdulillah loh sekarang sudah keterima kerja di *ppiipp(

      • udin jelek says:

        wogh dah keterima yah..😀
        selamat-selamat..😀 keterima kerja dimana memang ras?
        soalnya nge googling perushaann *ppiipp( ga ketemu2 hihihihi..

        oke di tunggu updatean ceritanya di blog ini yoo..😀
        berarti tinggal ngebuktiin nih kalimat sebelumnya..
        (bisik2 laras dari samping)
        “Tapi harusnya kamu bisa jauh lebih hebat dari mereka kalau kerja!”
        … hahahaha (udin jelek kabur sebelum kena gampar)

  3. soulharmony says:

    sabar aja meonggg

  4. tyas says:

    santai raaas, kalo jodoh ga bakal kemana kok😀 *apasih

  5. seli_usel says:

    . kenapa bisa panas?

    . sabar sajja mas, panas gak bakalan bikin kitta mati kho.
    . asalkan panas nya jangan panas api saja .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: