Playboy talks

Di sela-sela kerjaan yang ga pernah selesai – ya sebenarnya sih bisa saja selesai kalau aku ga ngeyel pengen tau ini itu – yang bisa menjadi hiburanku cuma dua: ngedengerin cerita orang dan baca kompas.com. Secara, di kantor Kaskus diblok di jam kerja dan facebook is not my thing…

Entah kenapa kalau aku bicara sama cowok, akan mudah sekali buatku untuk mendrive mereka bercerita tentang hubungan spesial mereka. Mungkin karena aku selalu bertemu cowok yang ingin cerita, atau mereka memang ingin mengetahui sudut pandang wanita, atau mulut mereka memang blabberish. Atau yang terakhir, mereka ngeliat aku sebagai tong sampah tempat curhat karena normally cowok jarang curhat.

Apapun itu toh aku menikmati cerita mereka. Aku juga bisa tau sudut pandang cowok yang selama ini aku akan langsung cap PLAYBOY = tidak bisa setia, gonta-ganti pasangan, punya banyak “teman dekat” wanita.

Nah, motif playboy pertama adalah ingin mencari yang terbaik. Pokoknya kalau si “100% bagiku, pasangan hidupku, ibu anak-anakku, belum didapat…”, siapapun yang ada mau berapa persen dipegang dulu sampai ketemu si 100%. Karena si 100% belum tentu ditemukan dalam satu-dua kali hubungan, maka cowok ini akan bergonta-ganti dari 10%, 30%, 60%, dan seterusnya.

Yah menurutku sih silahkan aja kayak begitu. Asal ga rakus, ada yang memegang beberapa pacar dalam waktu bersamaan. Soalnya cowok ini masih belum pede apakah yang persennya lebih tinggi mau sama dia. Kalau udah pasti mau, baru yang persennya lebih rendah diputus-putusin.

Soal menerima baik buruknya pasangan, cowok ini berkomentar – yaa kalau sudah dapat yang persennya tinggi, misal 80% atau 90%, barulah ditolerir.

Aku Cuma bisa geleng-geleng kepala ga bisa komentar.

Motif playboy kedua, motif tidak sadar. Dia memiliki kemampuan interpersonal yang baik, memahami wanita, sangat gentle, memberikan harapan, padahal sebenarnya dia Cuma by nature membutuhkan wanita di sampingnya – siapapun itu. Aku pernah ketemu beberapa cowok seperti ini, rata-rata sakit hati gara-gara wanita. Ada yang karena ga pernah diperhatiin ibunya… ada yang pernah disakiti mantannya. Jadi dalam dirinya secara tidak sadar ada perasaan ingin selalu dekat dengan wanita, memberikan perhatian, walaupun belum tentu ia memiliki perasaan tertentu.

Beberapa lelaki yang memiliki motif seperti ini malah ketakutan dan lari menjauh ketika ia sadar bahwa ia memiliki perasaan – atau lawannya yang memiliki perasaan. Aneh.

Aku juga ga bisa komentar untuk menghadapi lelaki seperti ini.

Yang ketiga, doi memang dianugerahi berbagai macam daya tarik untuk memikat wanita, tapi sayang memang hatinya sekecil atom. Takut berkomitmen dan masih ingin main-main menjadi alasan utamanya untuk menghindar dari biduk pernikahan. Dia ingin melihat dunia, dan melihat wanita sebanyak-banyaknya.

Yang begini nih yang pengen aku timpuk pake blackberry (hoho, anti blackberry mencuat). Playboy sejati yang sebaiknya dihapus dari muka bumi.

Masalahnya adalah, mau motifnya satu, dua, atau yang tiga, dari luar mereka tetap saja terlihat sebagai playboy. Dan mau apapun motifnya, tetap saja mereka adalah playboy yang sulit untuk diajak maju ke “next level of life”.

Mungkin satu-satunya yang bisa kita jadikan tameng adalah janji Tuhan yang satu ini, “Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik pula.” Jadi kita sebagai wanita bisa melakukan langkah preventif – menjadi wanita baik-baik – agar terhindar dari lelaki yang tidak baik, termasuk playboy🙂

Tagged ,

9 thoughts on “Playboy talks

  1. udin jelek says:

    eh ras ada yg salah ama ama komentar aku yg sebelumnya, (ga bisa di edit yahh) (=_=)
    di delete aja, sama yg ini juga..

    aprove komentar yg paling terakhir aja (abis yg ini)😀

  2. udin jelek says:

    Ahahahaha, menarik sekali wacana yang ini (>.<)/
    oke oke aku baca dulu..
    hemm..
    oke ini komentar nya.

    Quote "Atau yang terakhir, mereka ngeliat aku sebagai tong sampah tempat curhat karena normally cowok jarang curhat." <- ya ampun.. ga kok ras, + thingking aja, munkin karna kamu orang yg mudah supel & mudah bergaul, dan bisa menjaga rahasia😀 , lagian anak cowo ga pernah nganngap ky gt kok,

    Quote "mereka memang ingin mengetahui sudut pandang wanita" <- yup alasan paling banyak biasanya ini, soalnya kadang kita para pria suka dibawa bingung dgn tingkah laku wanita, (rata rata sih gt)

    Playboy dgn motif no1.
    woghhh cowonya tipe logic banget, otak kanan bgt (eh atau otak kiri bgt yah, lupa :p )
    1. selalu ingin mendapatkan yg terbaik, selama masih ada % yg lebih tinggi akan terus dikejar
    2. ga akan ngelepas % yg lebih kecil, kalau belum "pasti" dapat yg % lebih tinggi <- sistem cari aman
    engg sistem yg bagus sih, sering bgt diterapin dalam macari perusahaan kerja dsb.
    hanya saja menurut pendapat netral, ini object targetnya mahluk hidup, cewe, apa hubungannya g pake pearasaan?? (O_o) asa kasian ke cewenya.. (klo cewenya tau)

    Playboy dgn motif no2.
    Quote "Motif playboy kedua, motif tidak sadar. Dia memiliki kemampuan interpersonal yang baik, memahami wanita, sangat gentle, memberikan harapan, padahal sebenarnya dia Cuma by nature membutuhkan wanita di sampingnya" <- whattt emang salah yahh??
    c aku ga nemuin point yg salah dari statement ini. sumpahnya.
    yaa klo c cowonya punya pacar banyak, okelah jelas salah.
    tp klo enggak.
    why being nice become wrong??, (O_o)

    Quote "sebenarnya dia Cuma by nature membutuhkan wanita di sampingnya – siapapun itu." <- hemm klo menurut aku sih wajar, den memang harfiahnya kaya gt, selama orang tsb tidak memiliki ikatan dgn wanita yg lain. (dan klopun ada, tetep ada batasannya antara teman dgn pacar)
    dan percaya itu lebih baik dibandingkan "dia membutuhkan cowo di sampingnya – siapapun itu." <- (maho detected)

    untuk yg tipe ky gini mungkin dia memang senang berteman dengan semua wanita dan selalu ingin berbuat yg terbaik bagi mereka, (garuk2 dagu)

    Quote "Beberapa lelaki yang memiliki motif seperti ini malah ketakutan dan lari menjauh ketika ia sadar bahwa ia memiliki perasaan – atau lawannya yang memiliki perasaan. Aneh." <- ahahahaha sumpahnya aku ketawa baca yg ini.. =)) well at least aku tau alasannya kenapa. hahaha,

    Playboy dgn motif no3. (yang laras mau timpuk pk BB <- asik bgt)
    wahhh setuju, ini baru playboy bgt, hahahaha..
    klo ketemu orang kaya gini banjur aja, atau gampar di depan umum, ahahahaha..
    lindungi sahabat2 dari tipe cowo kaya gini.

    Quote "Takut berkomitmen dan masih ingin main-main menjadi alasan utamanya untuk menghindar dari biduk pernikahan. Dia ingin melihat dunia, dan melihat wanita sebanyak-banyaknya." .<- kayanya asik dan mengasikan (mulai ngebayangin).. thanks ras!! jadi menginspirasi!!! ahahahaha. just kidding deng :p

    Quote "Playboy sejati yang sebaiknya dihapus dari muka bumi." <- woghh jangan donk, justru karna dengan ada karakter seperti ini hidup jadi menarik, hahahaha..

    Playboy dgn motif no1 <- no comment. (udin jelek geleng2 kepala sambil tepok jidat)
    Playboy dgn motif no2 <- selama ga punya banayk cewe bukan playboy lahh, not agree😀
    Playboy dgn motif no3 <- agree!! gampar aja orang kaya gini.. hahahaha🙂 )

    eh aku kommentnya ke panjangan (=_=) hahaha jadi malu.
    btw sekali lagi nice topik ras,😉 hohoho

    • meongijo says:

      wah din baru liat komentarnya, baru sekali ini dapat komentar panjang ampe salah pula hehehhe…

      playboy no 2 tuh intinya cuma pengen dekat dengan semua wanita. it all becomes wrong when they appear to have some special feeling, while they don’t. Yah namanya juga cewek, pikirannya sulit ditebak. Maksud hati cowoknya baik, cewek bisa bilang jahat hehehe

      • udin jelek says:

        ahahahaha, iah wanita itu yah, begitu complicated dan sulit dimengerti.
        terkadang berjam2 coding program tidak seberapa dibandingkan berurusan dgn mereka.

        welll aku masih beranggapan, yang no playboy 2 tidaklah playboy selama dia memang belum punya pacar. kalau pembelaan temen sih istilahnya gi tebar jala tuk usaha, haishhh… ahahaha

        well dah 1 tahun ga mampir disini. banyak yang harus di baca rupanya, ok met ketemu sebentar lagi di comment yg lain ras😀

      • meongijo says:

        iya banyak banget nerima commentmu din hahaha.. baru baca semua tapi -___-‘ lama juga ga buka-buka dashboard, langsung nulis melulu kerjanya hehe

      • udin jelek says:

        iah nih kemana aja km ras :p
        tapi well as long as kamu nulis its fine lahh hehehe..

        tapi kalau bisa perbanyakin juga ke tulisan tentang “prespektif kehidupan” atau “kejadian-kejadian pengalaman hidup” yang kamu lihat / kamu temui atauuu kamu alami ras. hehehe.

        It would be nice to follow that kind of story😀

        sekaligus jadi saksi hidup melihat perkembangan “pendewasaan diri” kamu ras
        yang tertuang melalui tulisan dari masa ke masa.
        #halahBahasamuNak

        di tunggu setiap ceritanya😀

      • meongijo says:

        Hahahaha makasih yaa.. Iya nih sekarang saking sibuknya, hal-hal simpel dalam kehidupanku yang dulu biasanya bisa jadi cerita panjang sekarang lewat begitu aja. Lupa dituangkan. Terima kasih sudah mengingatkan🙂

  3. seli_usel says:

    . sallam kenal

    . menarik sekali infonya .
    . makasih atas infonya.
    . semoga bermanfaat infonya bagi yang membaca nya.

  4. Don Juan says:

    hmmm itu playboy jaman orde lama. playboy tidak sekedar itu aja. bisa share sama saya di http://playboyid.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: